Jumat, 30 Oktober 2026 Update 07:32 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026

Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026
Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026 Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026 Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026 Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026 Team Ladies EYY SANTAI Sapu Bersih Gelar Juara di Intergame Esports Competition 2026

Sapu bersih gelar juara! tim EYY SANTAI buktikan kelasnya sebagai mantan pro player di ajang Intergame Esports Competition Free Fire 2026.

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Suasana kompetitif bercampur hangatnya kebersamaan begitu terasa di area turnamen offline Intergame Esports Competition Free Fire 2026 di Interaksi Space Depok pada Minggu, 25 Oktober 2026. Di tengah dominasi pemain laki-laki yang kerap mewarnai ekosistem esports, sekelompok player perempuan berbakat yang tergabung dalam tim EYY SANTAI hadir mencuri seluruh perhatian. Menariknya, keempat srikandi di skuad ini bukanlah nama sembarangan, mereka merupakan mantan pro player Free Fire yang sudah berpengalaman di kancah kompetitif profesional.

Kepiawaian dan mentalitas juara yang telah tertempa di panggung kompetisi pun langsung dibuktikan tuntas di arena. Tampil trengginas di sepanjang turnamen, tim EYY SANTAI sukses memborong gelar Juara 1 sekaligus untuk dua kategori sekaligus, yakni Mode Clash Squad (CS) dan Battle Royale (BR), di ajang Intergame Esports Competition Free Fire 2026.

Meski datang dengan status mantan atlet profesional, bagi mereka turnamen tingkat komunitas seperti yang digagas oleh Intergame tetap memiliki makna mendalam, bukan sekadar perebutan trofi, melainkan ruang temu yang berharga.

Bagi Aurel, salah satu anggota tim, kehadiran turnamen offline memberikan kegembiraan tersendiri karena bisa mempertemukan kembali para pemain dari berbagai daerah yang selama ini hanya berinteraksi secara virtual.

"Bisa ketemu teman-teman yang jauh-jauh, pada kumpul semua, main bareng lagi, dan have fun bareng," ungkap Aurel antusias.

Senada dengan Aurel, Cantika melihat bahwa turnamen komunitas offline memegang peran krusial dalam mengasah mental bertanding para pemain. Tekanan di atas panggung, sorak-sorakan penonton, hingga bumbu-bumbu taunting sehat di arena justru menjadi vitamin penambah mental yang efektif.

"Kalau buat umum, itu lebih ke arah ningkatin mental aja, sih. Biar terbiasa dengan suasana kompetitif, sorak-sorakan, dan taunting," ujar Cantika.

Sementara itu, bagi Cleo, konsistensi turnamen komunitas adalah kunci utama agar ekosistem e-sports grassroots tetap hidup. "Penting banget karena buat wadah para player Free Fire untuk terus berkembang. Kalau turnamennya banyak, otomatis mereka ada latihan terus. Kalau turnamen sedikit, enggak akan ada player yang main kompetitif," jelas Cleo.

Meski menyambut antusias, para mantan pemain profesional ini tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi oleh kategori ladies. Cleo, yang turun di role rusher, menilai bahwa turnamen offline bagi pemain perempuan terkadang masih lebih condong sebagai ajang seru-seruan semata, mengingat jumlah pendaftar ladies kerap kali lebih sedikit dibanding kategori umum.

Namun, di balik tantangan itu, dominasi yang ditunjukkan EYY SANTAI membuktikan bahwa turnamen komunitas tetaplah panggung emas untuk membakar kembali api kompetisi. "Bisa buat wadah player-player komunitas untuk latihan, bahkan kadang cari uang di turnamen offline," tambah Cantika.

Menjelang akhir perbincangan, tim EYY SANTAI menitipkan sejumlah harapan hangat kepada pihak penyelenggara maupun publisher. Mereka mengapresiasi langkah Intergame yang tetap menyediakan kategori Battle Royale dan Clash Squad khusus ladies secara lengkap dengan fasilitas siaran langsung (live streaming) yang layak.

"Makasih banyak buat Intergame karena sudah membuat event turnamen offline ini, khususnya buat ladies yang menyediakan turnamen BR dan CS lengkap, dan live streaming-nya juga proper," puji Cantika.

Harapan besar juga disematkan kepada Garena selaku pengembang game. Para srikandi EYY SANTAI kompak mendambakan agar turnamen khusus ladies dapat lebih diperbanyak ke depannya, baik dari segi frekuensi maupun skala panggungnya.

"Harapannya, semoga event buat ladies diperbanyak lagi, dan siapa tahu bisa main di panggung besar lagi kayak dulu," pungkas Cleo penuh harap.

Dari panggung-panggung komunitas di Interaksi Space Depok inilah asa itu dirawat. Sempurnanya gelar juara ganda yang dirangkum EYY SANTAI menjadi bukti nyata bahwa di tengah riuh rendah sorak penonton, kecintaan para mantan pro player ini pada kompetisi dan semangat untuk terus bertumbuh tidak pernah luntur sedikit pun.