Jumat, 31 Juli 2026 Update 16:33 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU

Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU
Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU Kena Mental sama Versi Game, Tom Holland Ragu Kostum Hitam Symbiote Bisa Sukses di Film Live-Action MCU

Tom Holland ngaku minder sama kostum symbiote di game Marvel's Spider-Man 2. Doi ragu versi live-action film MCU bisa sekeren versi Insomniac! Cek detailnya.

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Perdebatan seputar adaptasi kostum pahlawan super dari komik ke dunia nyata memang nggak pernah ada habisnya. Namun, kali ini giliran sang aktor utama sendiri yang dibikin pusing. Tom Holland baru-baru ini blak-blakan mengaku minder dan ragu apakah Marvel Studios bisa mengeksekusi kostum hitam symbiote ikonik di film live-action mereka nanti.

Alasan utamanya? Karena visualisasi kostum alien tersebut sudah digarap kelewat sempurna dan terlanjur OP (overpowered) di live server game Marvel's Spider-Man 2 besutan Insomniac Games. Holland merasa industri game sudah memasang standar yang terlalu tinggi untuk dikejar oleh industri perfilman.

Saat berbicara dalam podcast Happy Sad Confused, aktor asal Inggris ini sebenarnya sempat memberikan pujian untuk kostum hitam praktis yang dikenakan Tobey Maguire di film jadul Spider-Man 3. Namun, untuk membawanya masuk ke semesta MCU pasca-suksesnya versi game Insomniac, Holland mengaku benar-benar bingung menghadapi tantangan tersebut.

Menurutku, kalau suatu saat kita harus membuat kostum hitam di Spider-Man, aku nggak tahu gimana cara kita mengatasi tantangan itu," kata Holland. "Mereka melakukannya dengan sangat baik di [Marvel's Spider-Man 2], dan aku nggak tahu gimana caranya bikin kostum yang mirip dengan yang ada di game itu tanpa menggunakan unsur CG. Aku nggak tahu gimana caranya melakukannya."

Di kalangan komunitas player dan pencinta komik sendiri, perdebatan soal tekstur si symbiote ini memang cukup panas. Ada kubu yang pengen kostumnya terlihat seperti kain biasa, tapi ada juga yang menuntut visual lendir alien yang hidup dan kenyal, pendekatan yang sukses dieksekusi Insomniac di game mereka.

Kalau MCU nekat mengambil jalur kedua, tim produksi wajib hukumnya memakai CGI kelas berat. Masalahnya, para fans biasanya sensitif dan langsung nge-banned alias mengkritik habis-habisan jika efek CGI film Marvel terlihat palsu atau berlebihan.

Kekhawatiran Holland sebenarnya sangat berdasar. Pada film-film terdahulu, kostum Spider-Man miliknya sering kali kena nerf estetika karena terlalu banyak dipoles CGI demi menghilangkan kerutan kain. Hasilnya, kostum tersebut malah kelihatan kaku dan kehilangan jiwanya.

Menariknya, film teranyar Spider-Man: Brand New Day mulai mengubah arah kemudi. Mereka membiarkan detail minus yang realistis tetap kelihatan di layar lebar; mulai dari kain yang berkerut saat Spidey berayun, siluet telinga Peter yang menonjol di balik topeng, hingga close-up matanya dari balik lensa maskernya.

Lantas, bagaimana nasib kostum symbiote ini di masa depan? Peluang untuk log in ke cerita alien ini sebenarnya sudah terbuka sejak post-credit scene film No Way Home, di mana potongan tubuh Venom milik Tom Hardy tertinggal di semesta MCU.

Banyak rumor beredar kalau Peter Parker versi Holland baru akan mendapatkan kostum hitam legendaris ini saat menjelajahi dungeon multiversal di film Avengers: Secret Wars mendatang, mengikuti lore asli versi komiknya. Tapi ya namanya juga Marvel, mereka suka mengacak-acak adaptasi sesuka hati, jadi mari kita pantau terus perkembangannya!