Sabtu, 20 Juni 2026 Update 02:56 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League)

Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League)
Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League) Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League) Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League) Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League) Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League) Menatap Asa di Kancah Internasional, Fokus Timnas Indonesia di Bawah Nakhoda Baru Odong League (FOTO: Odong League)

Timnas Indonesia FC26 bersiap menghadapi tantangan internasional. Simak wawancara eksklusif bersama Ketua Odong League, Aki, mengenai pemilihan manajer, target lolos fase knockout, dan optimisme Garuda di Grup A.

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Persiapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam menghadapi tantangan di panggung internasional resmi memasuki babak baru. Di balik kompetisi ini, para atlet digital akan bertarung dalam game EA Sports FC 26 (FC26), khususnya pada mode Pro Clubs, sebuah mode kompetitif yang menuntut kerja sama tim yang solid karena setiap pemain mengendalikan satu karakter (Virtual Pro) secara spesifik di atas lapangan virtual.

Ketua Liga Odong League, Telilius Tanto atau yang akrab disapa Aki, memberikan gambaran mendalam mengenai proses penunjukan manajer timnas kali ini. Aki menjelaskan bahwa prioritas awal sebenarnya diberikan kepada Old Song, sang juara Season 1 FC26.

Meski pihak Old Song memutuskan untuk tidak mengambil kursi manajer, mereka memberikan komitmen penuh dengan menyediakan para pemainnya untuk memperkuat skuad timnas. Hal ini membuka peluang bagi publik melalui sistem open recruitment. Respon yang diterima sangat signifikan, namun Aki menegaskan bahwa pihaknya sangat selektif dalam menyaring calon yang dianggap benar-benar layak.

"Kami telah menutup pendaftaran dan melakukan penilaian mendalam terhadap para kandidat. Fokus utama kami dalam penilaian mencakup tiga pilar utama: Vision & Team Building, Leadership, dan Decision Making," ungkap Aki dalam wawancaranya.

Menjadi manajer timnas bukan sekadar soal taktik atau formasi dalam FC26. Aki menekankan bahwa sosok manajer terpilih harus mampu menjadi jembatan bagi berbagai ego pemain yang datang dari beragam latar belakang divisi Pro Club.

Dalam mode Pro Clubs yang sangat kompetitif, integrasi antar-pemain adalah kunci. Aki menegaskan bahwa tidak boleh ada pemain yang merasa karena berasal dari divisi Elite, mereka harus selalu diistimewakan atau dilayani oleh pemain dari divisi non-Elite. Manajer harus bisa merangkul semuanya, serta memiliki kemampuan komunikasi yang prima, baik kepada lawan, internal tim, maupun kepada pihak pengurus Odong League.Bagi timnas Indonesia, target yang dipatok tidak main-main: lolos ke babak knockout adalah harga mati.

Harapan publik untuk melihat Indonesia melaju jauh semakin menguat setelah hasil drawing grup diumumkan kemarin. Indonesia resmi tergabung di Grup A bersama Thailand, India, Pakistan, Hong Kong, Maldives, dan Brunei.

Menariknya, hasil undian ini membawa angin segar bagi skuad Garuda. Indonesia terhindar dari grup neraka yang dihuni oleh kekuatan besar seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan Vietnam. Dengan komposisi grup yang ada, peluang Indonesia untuk menembus fase knockout dalam kompetisi FC26 ini dinilai sangat terbuka lebar.

Kini, dengan struktur manajemen yang telah terbentuk dan komposisi grup yang cukup kompetitif namun realistis, publik menanti kiprah timnas untuk memberikan penampilan terbaik mereka di atas lapangan hijau virtual.