Kamis, 5 November 2026 Update 22:30 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi)

Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi)
Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi) Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi) Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi) Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi) Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi) Navi Kirim Alter Ego ke Lower Bracket, Melaju Mulus ke Final Upper Bracket MPL ID Season 18(FOTO: Indogamers/rozi)

Navi sukses melaju ke final upper bracket Playoff MPL ID Season 18 setelah menumbangkan Alter Ego 3-1. Simak ulasan lengkap pertandingan dan tanggapan dari tim Alter Ego!

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Panggung megah Playoff MPL ID Season 18 kembali memanas dan menghadirkan kejutan-kejutan tak terduga yang sukses membuat para penikmat esports Tanah Air terpaku di kursi mereka. Atmosfer kompetisi yang begitu ketat di fase gugur ini menuntut setiap tim untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik, taktik paling mutakhir, serta mental baja demi mengamankan satu tiket menuju puncak kejayaan.

Dalam salah satu laga upper bracket yang paling dinanti-nantikan musim ini, Navi berhasil mencatatkan penampilan gemilang yang memukau. Berhadapan dengan salah satu tim yang dikenal memiliki daya gedor luar biasa, Alter Ego, skuad Navi tampil tanpa kenal kompromi dan sukses menutup seri pertandingan lewat kemenangan meyakinkan dengan skor 3 - 1.

Hasil krusial ini tidak hanya mengantar Navi melangkah mulus ke babak final upper bracket, tetapi juga memaksa Alter Ego harus merelakan ambisi jalur atas dan turun berjuang di lower bracket demi menjaga asa juara mereka tetap hidup.

Pertandingan pembuka langsung menyuguhkan tempo tinggi. Alter Ego yang dikenal dengan gaya permainan agresifnya berhasil memanfaatkan keraguan Navi saat melakukan team fight di match pertama. Tampil tanpa beban, Alter Ego sukses mencuri keunggulan lebih dulu dan memimpin 1 - 0.

Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Memasuki match kedua, Navi langsung melakukan evaluasi cepat dengan merapikan pola rotasi dan pergerakan mereka. Sang Jungler, Joshuaa, tampil sebagai motor utama tim dengan mengamankan berbagai objektif penting dan mendominasi team fight. Alter Ego yang dibuat tak berkutik harus rela merelakan match kedua jatuh ke tangan Navi, membuat kedudukan imbang 1 - 1.

Dominasi Navi semakin tak terbendung pada match berikutnya. Alter Ego tampak kesulitan mencari celah untuk membongkar skema gameplay yang diracik oleh Navi. Dengan kekompakan yang terus terjaga, Navi sukses mengunci poin kedua dan membalikkan keadaan menjadi match point.

Pada match penentuan, duel sengit kembali tersaji lewat aksi jual-beli serangan dari kedua tim. Kendati demikian, Navi tetap mempertahankan kedisiplinan tingkat tinggi dengan fokus mengamankan objektif utama. Pelan tapi pasti, rotasi Navi semakin sulit diantisipasi oleh Alter Ego. Skor akhir 3 - 1 menutup laga untuk kemenangan gemilang Navi.

Selepas pertandingan, Explaner Alter Ego, Nino, secara terbuka memuji performa sang lawan yang tampil luar biasa solid sepanjang seri.

"Em yang pertama yang pasti mereka main itu kompak banget, benar-benar satu suara, tahu prioritas juga kan. Di satu sisi ya kita mainnya juga enggak bagus-bagus banget. Jadi kayak tim yang lagi enggak bagus banget ketemu yang bagus banget tuh kayak kelihatan jomplang gitu loh," ungkap Nino kepada awak media.

Nino juga tidak menampik bahwa faktor sisa kelelahan atau situasi pertandingan sebelumnya melawan ONIC turut memengaruhi performa timnya. Menurutnya, hal tersebut memberikan keuntungan bagi Navi untuk mengamati dan membaca strategi Alter Ego, yang terlihat jelas dari jalannya draft pick.

Sementara itu, pelatih kepala Alter Ego, Coach Styx, menyoroti PR besar yang harus segera diselesaikan oleh anak asuhnya, khususnya terkait keraguan di tengah momen krusial permainan.

"Mungkin dari rasa hesitatenya sih, rasa-rasa ragu-ragunya gitu. Soalnya kayak ada di beberapa momen tuh kita sudah menang jalan, menang lain-lainnya gitu, tapi kayak tiba-tiba kita bisa hilang arah aja gitu," pungkas Styx.

Kemenangan sensasional ini jelas menjadi suntikan moral yang luar biasa besar bagi Navi. Berhasil mengamankan tempat di final upper bracket membuktikan bahwa kedisiplinan, pemahaman objektif, serta fleksibilitas draft yang mereka miliki sudah berada di level penantang gelar juara sejati. Tantangan berikutnya tentu saja bagaimana menjaga konsistensi performa tersebut agar tidak kendur saat menghadapi lawan yang jauh lebih berat di partai puncak jalur atas.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pil pahit sekaligus alarm peringatan bagi skuad Alter Ego. Turun ke lower bracket berarti margin kesalahan mereka kini praktis sudah habis. Evaluasi menyeluruh, mulai dari cara mengatasi tekanan mental, menghilangkan keraguan di momen krusial, hingga ketahanan fisik menghadapi jadwal padat, harus segera dituntaskan oleh Coach Styx dan jajaran pelatih.

Bagi Alter Ego, perjalanan di MPL ID Season 18 belum usai, namun jalan yang harus mereka tempuh kini menuntut perjuangan ekstra keras demi menjaga impian mengangkat trofi tetap menyala.***