Indogamers.com - Kreator serial One Piece, Eiichiro Oda, ternyata sempat mengintervensi langsung proses produksi One Piece Live-Action Season 1 di Netflix. Langkah ini dilakukan Oda untuk membatalkan kemunculan arc baru buatan tim produksi yang berpotensi mengubah alur cerita canon, khususnya terkait pengenalan karakter Usopp dan penghapusan arc Desa Syrup (Syrup Village).
Kabar mengenai pembatalan arc khusus tersebut dikonfirmasi oleh Steve Maeda, salah satu showrunner musim pertama One Piece Live-Action. Kebijakan tegas dari sang mangaka memastikan adaptasi aksi hidup ini tetap berjalan sesuai dengan jalur cerita orisinal manga dan anime aslinya.
Pada masa awal pengembangan, pihak Netflix berencana memangkas jumlah episode musim pertama dari 10 episode menjadi 8 episode. Pengurangan durasi tayang tersebut memicu tim produksi untuk memotong sejumlah arc penting di East Blue Saga.
Rencana pemangkasan tersebut paling berdampak pada karakter Usopp. Pihak Netflix awalnya ingin mengganti lokasi perjumpaan Luffy dan Usopp dari Desa Syrup ke Pulau Gaimon. Konsep baru ini secara otomatis meniadakan pertarungan melawan Kapten Kuro dan Bajak Laut Kucing Hitam, menghapus karakter Kaya serta Bajak Laut Usopp, hingga mengubah proses Straw Hat Pirates mendapatkan kapal Going Merry.
Melihat perubahan cerita yang dinilai dapat merusak karakteristik Usopp dan melenceng jauh dari versi manga, Eiichiro Oda mengajukan protes keras. Oda secara tegas menolak rencana tersebut karena tidak sesuai dengan kesepakatan awal adaptasi.
Protes yang dilayangkan oleh Eiichiro Oda membuat Netflix mengubah arah produksi musim pertama One Piece Live-Action. Platform streaming tersebut akhirnya menambah anggaran produksi agar jumlah episode bisa dikembalikan menjadi 10 episode. Dengan begitu, arc Desa Syrup kembali dimasukkan ke dalam alur cerita utama, sementara ide arc Pulau Gaimon resmi dibuang.
Pengawasan ketat dari Eiichiro Oda terus berlanjut hingga produksi musim-musim berikutnya. Oda diketahui kerap mendatangi lokasi syuting di Cape Town, Afrika Selatan, untuk mengawal proses adaptasi saga Arabasta di musim ketiga yang dijadwalkan tayang pada musim panas 2027 mendatang.***