Indogamers.com - Alix Wilton Regan, aktris yang akan memerankan Lara Croft dalam dua gim Tomb Raider mendatang, menyatakan bahwa para pemeran di industri video game layak mendapatkan pengakuan lebih atas kerja keras mereka. Menurutnya, kontribusi para aktor sangat vital dalam menghidupkan narasi dan karakter, namun sering kali luput dari sorotan utama.
Regan, yang sebelumnya pernah mengisi peran di Dragon Age Inquisition dan Assassin’s Creed Origins, menekankan bahwa proses akting untuk gim memiliki tantangan fisik dan emosional yang sangat besar, terutama saat harus beraksi di panggung performance capture.
“Akting video game terkadang sulit, menuntut, dan juga menantang,” kata Regan. “Ini juga menyenangkan, dan penuh dengan, darah, keringat, dan air mata, terutama jika Anda berada di panggung [performance capture].”
“Jadi aktor video game, mereka layak mendapatkan apresiasi mereka, karena kami membantu menarik penonton untuk mengangkat kualitas penulisan, animasi, penyutradaraan, hingga suasana gim tersebut,” lanjutnya.
Regan memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pemeran Baldur’s Gate 3 yang dinilainya telah menginspirasi banyak aktor gim lain untuk menyadari betapa bernilainya karya mereka bagi para pemain. Kesuksesan gim tersebut menjadi bukti bahwa kedekatan emosional antara aktor dan penggemar sangatlah kuat.
“Saya memberikan apresiasi besar di sini kepada kru Baldur's Gate 3, karena merekalah yang membuat semua aktor video game lainnya bangkit dan memperhatikan serta menyadari 'ya, sebenarnya kami dicintai, karya kami memiliki nilai, dan kami juga layak untuk berdiri dan diperhitungkan',” jelasnya.
Ia bahkan mengungkapkan kekagumannya secara langsung kepada beberapa aktor ternama di industri ini karena dianggap telah mengubah cara pandang dunia terhadap akting di dalam gim.
“Saya telah mengatakannya langsung di depan wajah Jennifer English, atau Neil Newbon. Saya pernah mendatangi Ben Starr dan saya bilang 'Anda telah mengubah permainan ini',” ungkap Regan.
Isu mengenai apresiasi ini sebelumnya juga disuarakan oleh Aliona Baranova, sutradara motion capture di Baldur’s Gate 3. Ia mendorong agar ajang seperti The Game Awards menyediakan kategori khusus bagi artis motion capture karena peran mereka sering kali "menghilang" di balik suara aktor lain atau hasil akhir animasi.
“Kita perlu melakukannya karena ada performa mocap yang luar biasa ini sedang terjadi,” jelas Baranova. “Sudah puluhan tahun aktor masuk, melakukan mocap, dan kemudian suara orang lain dipasang di atasnya, dan para pemain mocap itu menghilang begitu saja. Saya lupa itu. Tidak ada yang tahu tentang mereka.”
Menurutnya, pengakuan resmi melalui penghargaan akan mendorong studio untuk lebih terbuka membagikan proses di balik layar kepada audiens yang sebenarnya sangat tertarik melihat proses pembuatan gim.
“Penonton tidak cukup tahu tentang hal ini karena tidak ada cukup perhatian padanya,” tambahnya. “Jika kita memiliki kategori penghargaan khusus untuk mocap, maka studio akan terdorong untuk merilis rekaman di balik layar itu karena orang-orang sangat menginginkannya. Studio menjaga hal itu sedikit tertutup karena itu membocorkan detail tentang bagaimana mereka membuat gim tersebut.”
Kehadiran Alix Wilton Regan sebagai Lara Croft dalam Tomb Raider: Legacy of Atlantis (2026) dan Tomb Raider: Catalyst (2027) tentu sangat dinantikan oleh para penggemar. Dengan keberaniannya menyuarakan hak-hak aktor, diharapkan industri gim ke depan akan memberikan panggung yang lebih layak bagi para talenta yang bekerja keras di balik layar.
Bagaimana menurut kamu, Sobat Indogamers? Apakah menurutmu akting dalam video game sudah mendapatkan apresiasi yang setara dengan film layar lebar?